Total Tayangan Halaman

Minggu, 16 Oktober 2022

CINTA KEPADA RASULULLAH



Cinta Kepada Rasulullah Shallallahu'Alaihi Wasallam


Dalil Hadits Rasulullah diriwayatkan dari Imam Al Bukhari;

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ

“Tidaklah beriman salah seorang dari kalian hingga saya yang lebih dia cintai daripada orang tuanya, anak-anaknya, dan seluruh manusia”


Berkata Abdullah bin Hisyam Rahimahullah, “Kami bersama Nabi dan Nabi sedang memegang tangan Umar bin Al-Khathab, Umar pun berkata kepadanya”:

لأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ كُلِّ شَّيْءٍ إِلاَّ مِنْ نَفْسِي

”Sesungguhnya engkaulah yang paling aku cintai dari segala sesuatu  kecuali dari diriku sendiri”

Nabi berkata:

لاَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ  حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْكَ مِنْ نَفْسِكَ

”Tidak (cukup demikian) wahai Umar, demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, hingga akulah yang lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.”

Umar lalu berkata;

فَإِنَّهُ الآنَ وَاللهِ لأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي

”Sesungguhnya sekarang, demi Allah,  engkaulah yang lebih aku cintai daripada diriku sendiri”.

Nabi berkata : الآنَ يَا عُمَرُ  “Sekarang (barulah sempurna) wahai Umar.”


Bukti Cinta,

Penyair Arab mengatakan:

لَوْ كَانَ حُبُّكَ صَادِقاً لَأَطَعْتَهُ إِنَّ الـْمـُحِبَّ لِمَنْ يُحِبُّ مُطِيْعٌ

Sekiranya cintamu itu benar niscaya engkau akan mentaatinya Karena orang yang mencintai tentu akan mentaati orang yang dicintainya


salaf mengatakan:

لهذا لما كَثُرَ الأدعياء طُولبوا بالبرهان ,قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمْ اللَّهُ

Tatkala banyak orang yang mengklaim mencintai Allah, mereka dituntut untuk mendatangkan bukti. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): ”Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imron: 31)


Jangan munafiq,

كُلٌّ يَدَّعِي وَصَلاً بِلَيْلَى … وَلَيْلَى لَا تُقِرُّ لَهُمْ بِذَاكَا 

Semua orang mengaku punya hubungan cinta dengan Laila… Namun Laila menolak pengakuan mereka itu. (Pepatah Arab)


وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ

Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.


Buah cinta,

Berkata Imam Asy-Syafi'i

أُحِبُّ الصَّـالِحِينَ وَلَسْتُ مِنْـهُمْ        

لَعَلِّي أَنْ أَنَـالَ بِـهِـمْ شَـفَاعَــــهْ

Aku mencintai orang-orang sholeh meskipun aku bukan termasuk di antara mereka.

Semoga bersama mereka aku bisa mendapatkan syafa’at kelak.


Dari Anas ibnu Malik,

 أنَّ رَجُلًا سَأَلَ النبيَّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ: مَتَى السَّاعَةُ يا رَسولَ اللَّهِ؟ قالَ: ما أعْدَدْتَ لَهَا قالَ: ما أعْدَدْتُ لَهَا مِن كَثِيرِ صَلَاةٍ ولَا صَوْمٍ ولَا صَدَقَةٍ، ولَكِنِّي أُحِبُّ اللَّهَ ورَسولَهُ،

قالَ:أنْتَ مع مَن أحْبَبْتَ

Bahwa seseorang bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu dia berkata, "Wahai Nabi Allah!, kapan hari kiamat itu?" Nabi menjawab, "Apa yang telah engkau persiapkan untuk hari kiamat?" Dia menjawab, "Saya tidak mempersiapkan amalan (ibadah) yang sholat, puasa, dan shodaqah yang banyak, hanya saja saya mencintai Allah dan Rasul-Nya." Kemudian Nabi menjawab, "engkau bersama orang yang engkau cintai." (Dari Anas bin Malik Diriwayatkan Imam Al Bukhari dalam kitab shohihnya hal: 6171)

Semoga bermanfaat Barakallahu fiikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CONTOH ORGANISASI

QUDWATUL HASANAH(QUWAH) “TELADAN YANG BAIK” Oleh: Ibnu Abdul Qodir Al Ishlahy A.      Latar Belakang Segala puji bagi Allah Rabb semesta ala...